Tampilkan postingan dengan label TIPS OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juli 2017

Kunci Ruang Gerak Pencuri, Jangan Matikan Sensor Getar Alarm

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang lebaran, kasus pencurian kendaraan baik sepeda motor atau mobil semakin merajalela. Bahkan, untuk membawa kabur mobil para pencuri ini tidak membutuhkan waktu sampai 10 menit, apalagi motor yang tidak lebih dari 5 menit.

Untuk mencegah kasus pencurian ini, maka sebaiknya kendaraan dilengkapi dengan sistem keamanan yang mumpuni. Tidak cukup hanya satu alarm, perlu kunci setir ganda, gps tracker, atau anti starter.

"Namanya pencuri, pasti ada aja caranya, dan lebih pinter. Tapi, setidaknya kita persempit ruang gerak para maling tersebut," ujar Aat dari JavaMotor, spesialis alarm, saat berbincang dengan Liputan6.com, belum lama ini.

Lanjut Aat, banyak pemilik mobil yang mematikan sensor getar pada alarm mobilnya. Padahal, fitur ini cukup penting, karena ketika mobil dibobol lewat kaca jendela, jika tidak ada sensor getar maka alarm tidak akan berbunyi.

"Memang, kalau tidak dimatikan dan karena ada getaran sedikit alarm pasti berbunyi, apalagi mengganggu tetangga sekitar. Tapi mau pilih mana, terganggu atau mobil aman?" jelasnya.

Sebenarnya, sensor getar alarm ini tidak harus dimatikan. Pasalnya, tingkat sensitivitasnya masih bisa diatur hingga tingkat sangat minimal. "Kalau alarm belum ada sensor getarnya, lebih baik diganti. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 600 ribu," pungkasnya.

via liputan6 com

Kamis, 13 Juli 2017

Tips Tinggalkan Mobil Saat Liburan

sarung mobil (sumber: weathertech.com )

Liputan6.com, Jakarta - Tak sedikit masyarakat di Indonesia mudik ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi. Namun tidak sedikit pula yang memilih angkutan umum karena tak mau repot. Hal ini karena jarak yang sangat jauh, terlebih jika harus menyebrangi pulau.

Nah, bagi Anda yang mudik tanpa kendaraan dan berencana meninggalkan kendaraan, baik itu mobil atau sepeda motor cukup lama di rumah, ada baiknya tetap melakukan servis ataupun pemeriksaan terlebih dahulu ke bengkel terdekat.

Hal ini bertujuan agar selama ditinggal berlibur, mobil masih tetap dalam kondisi prima jika akan kembali digunakan.

Kali ini Liputan6.com, merangkum beberapa tips dari berbagai sumber yang dapat diterapkan pada kendaraan Anda sebelum berangkat mudik. Berikut ulasannya:

1. Bersihkan interior dan eksterior

Membersihkan interior dan eksterior mobil bertujuan agar saat ditinggalkan tidak muncul jamur atau bau tidak sedap pada kabin mobil.

Caranya, cuci dan keringkan bodi serta bagian dalam mobil. Setelah bersih dan kering dengan sempurna, gunakan selimut mobil (car cover) agar mobil tidak kotor karena debu atau kotoran lain.

2. Parkir mobil di ruang tertutup

Kondisikan mobil dengan diparkir di ruang tertutup atau menggunakan atap. Hal ini bertujuan untuk menghindari terpaan sinar matahari dan hujan yang dapat merusak permukaan cat dan menimbulkan karat.

3. Aktifkan alarm mobil

Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu yang cukup lama, maka sebaiknya aktifkan dahulu alarm di mobil. Yang perlu Anda ketahui, efek mengaktifkan alarm terlalu lama dapat menghabiskan tegangan pada baterai/aki.

Untuk itu, sebaiknya Anda juga menyiapkan aki cadangan untuk berjaga-jaga apabila mobil sulit distarter karena kondisi aki sudah lemah.

4. Tidak memasang rem tangan

Meskipun riskan dari sisi keamanan, Anda sebaiknya tetap tidak memasang rem tangan pada mobil yang akan ditinggal dalam waktu lama. Tujuannya agar mobil mudah dievakuasi jika terjadi kondisi darurat, seperti kebakaran dan sebagainya.

via liputan6