Baca Juga
BMW
BMW berusaha meningkatkan penjualan menjadi 3 juta unit per tahun (foto: Reuters).
Liputan6.com,
Jakarta BMW adalah salah satu pabrikan yang paling populer di dunia.
Sebagaimana pabrikan pada umumnya, logo perusahaan punya filosofi
tersendiri.
Merek BMW, sebagaimana kita tahu, punya
emblem yang melingkar dengan bagian tengah terbagi dalam empat potong
yang masing-masing berwarna biru dan putih.
Ada beberapa interpretasi soal logo ini. Satu interpretasi sebenarnya hanya sebatas mitos, dan sudah diragukan kebenarannya.
Cerita
tidak benar ini mengatakan kalau warna biru dan putih terinspirasi dari
baling-baling pesawat yang sedang berputar di langit. BMW awalnya
memang bergerak di bidang pesawat terbang, terutama saat Perang Dunia I
berlangsung.
Diceritakan dalam jurnal BMW
Werkzeitschrift yang terbit pada 1942, disebutkan kalau logo ini
terpikirkan oleh insinyur BMW. Dikatakan, insinyur itu melihat efek yang
sangat bagus dari pesawat yang sedang berputar.
Dari
sana, ia berimajinasi kalau di atas baling-baling itu ada tulisan "BMW".
Dari sana cerita bermula, yang meski telah terbukti tidak benar, masih
banyak dipercaya.
Bantahan datang dari sejarawan otomotif dari BMW Group, Kai Jacobsen.
"Orang
berpikir bahwa logo BMW didasarkan pada baling-baling pesawat. Asal
penafsiran ini adalah sampul majalah pesawat BMW. Gambar itu diambil
pada 1929, bertahun setelah logo pertama muncul," ujarnya dalam
wawancara yang diunggah ke Youtube.
Lantas, apa
sesungguhnya makna logo ini? Laman BMW Drives mengatakan kalau warna
biru-putih berasal dari Bendera Bavaria, kerajaan yang berdiri pada 1906
hingga 1918, atau sebelum negara Jerman modern muncul.
Dengan memilih warna biru-putih, maka BMW sudah mencerminkan identitas mereka sebagai mobil yang berasal dari Jerman.
Sumber liputan6
Mitos Logo BMW
4/
5
Oleh
Topp Banget
